07 Desember 2008

Lebih Jelas - Lebih Baik!

 

IX/13

 the kualitashidup


 

"Sayangnya, hampir semua buku2 terse but,
tidak pernah berbicara tentang
bagaimana berfikir tentang tujuan Anda"
 

The Power of Clarity

 Sunday, December 07, 2008


Halo [[firstname]],

Apa kabar?

Serius..., Saya sangat ingin tahu bagaimana kabar Anda sekarang?

Saya ingin tahu, apakah semua yang Saya bagikan selama ini bermanfaat untuk Anda? Saya sangat ingin tahu, apakah kualitas hidup Anda sudah mulai mengalami peningkatan (atau setidaknya, tanda-tanda akan terjadinya peningkatan)?

Karena Saya sangat yakin, jika Anda benar-benar menjalankan prinsip-prinsip yang sudah Saya bagikan, maka Anda akan mulai mengalami proses perubahan dalam hidup Anda. Perubahan untuk menjadi lebih baik!

Jadi Jonathan sahabatku, baca kembali prinsip-prinsip yang sudah pernah Saya bagikan. Bacalah berulang-ulang, sampai masuk kedalam urat nadi mu! Karena pengulangan adalah salah satu bentuk afirmasi yang akan mem-program diri Anda sedemikan rupa, sehingga secara otomatis, alam bawah sadar Anda akan ‘membimbing’ Anda mencapai apa yang Anda inginkan!
 
Volume ini akan membahas tentang prinsip kesebelas, mengenai pentingnya sebuah “kejelasan” dalam menentukan tujuan hidup Anda.

Prinsip Kesebelas – Buatlah Tujuan Anda Sejelas Mungkin

Setiap buku tentang kesuksesan pasti berbicara mengenai pentingnya sebuah tujuan. Sayangnya, hampir semua buku2 tersebut, tidak pernah berbicara tentang bagaimana berfikir tentang tujuan Anda.

Beberapa puluh tahun lalu, ada seorang filsuf sukses bernama Neville, yang membagikan sebuah rahasia penting mengenai “tujuan”.

Berikut rahasianya;

“Jangan berfikir tentang tujuan Anda,
tapi berfikirlah dari tujuan Anda tersebut”


Dengan kata lain, daripada berfikir tentang rumah idaman Anda, lebih baik Anda berfikir dari rumah idaman Anda tersebut!

Bayangkan diri Anda benar-benar tinggal di rumah idaman tersebut, seolah-olah Anda sudah benar-benar memiliki dan tinggal di rumah tersebut. Bayangkan diri Anda berjalan disekeliling rumah idaman Anda. Apa yang Anda lihat? Apa yang Anda cium? Apa yang Anda dengar? Apa yang dapat Anda rasakan? Apa rasanya dapat memiliki rumah tersebut? Apa yang Anda katakan kepada diri Anda sendiri, atas kesuksesan Anda memiliki rumah idaman tersebut? Rasakan secara sungguh-sungguh, bagaimana rasanya tinggal di rumah idaman Anda!

Itulah perbedaannya, antara berfikir tentang rumah idaman Anda (tujuan, goals) dengan berfikir dari rumah idaman Anda!

Mengerti, sahabatku?

Seberapa penting sih sebenarnya untuk melakukan hal tersebut?
Seberapa penting..??

Oke, Anda kenal Jack Nicklaus? Ya, dia adalah salah satu pegolf legendaris yang pernah ada di dunia ini. Dalam bukunya “Golf My Way”, Jack Nicklaus membeberkan bagaimana dia menerapkan teknik ini sehingga dia menjadi salah seorang pemain golf terbesar yang pernah ada.

Sebelum melakukan sebuah pukulan, beliau menciptakan gambaran ditail tentang bagaimana pukulan akan dilakukan, bagaimana arah bolanya, pantulannya, dan bagaimana rasanya sukses memasukkan bola tersebut;

“Saya tidak pernah memukul bola golf, tanpa sebelumnya menciptakan gambaran yang sangat jelas dan terfokus pada pikiran Saya. Gambar di pikiran Saya tersebut sangat jelas, seperti pada televisi berwarna. Pertama-tama, Saya lihat dimana bola golf tersebut akan berhenti pada area hijau (green grass) tidak jauh dari lubang (hole). Kemudian gambar di kepala Saya tersebut berubah secara cepat dan Saya melihat bola tersebut menuju ketempat yang Saya inginkan tadi; jalurnya, trajektorinya, bentuknya, bahkan pantulan saat bola tersebut menyentuh area rumput hijau. Kemudian gambar tersebut memudar, dan tampil gambar berikutnya, yaitu gambar yang menunjukkan bagaimana Saya melakukan pukulan tertentu yang akan mewujudkan gambaran-gambaran sebelumnya menjadi kenyataan”


Tidak hanya Jack Nicklaus, Tiger Wood pun melakukan hal yang nyaris sama. Itulah sebabnya mengapa Tiger Wood sering menyebutkan golf sebagai sebuah olah raga mental dan pikiran.

Contoh lain adalah apa yang dilakukan oleh seorang pesenam Amerika, Mary Lou Retton, pada olimpiade tahun 1984. Pada sesi final, dia tidak memiliki pilihan lain, selain harus mendapatkan angka 10 (sempurna), atau kalah.

Sebelum melakukan aksinya, beliau menutup mata untuk beberapa detik, kemudian langsung berlari dengan sangat bersemangat dan melakukan atraksi senamnya untuk kemudian berhasil mendapatkan nilai 10!

Pada saat diwawancara, Mary Lou Retton, menjawab pertanyaan salah seorang wartawan yang penasaran mengenai mengapa dia menutup mata, sebelum melakukan aksinya.

Mery Lau Retton menjawab;

“Saya menutup mata, untuk memfokuskan pikiran dan melihat diri Saya melakukan gerakan-gerakan dengan sangat tepat,
mulus, serta mendapatkan nilai sempurna”.

Ada saatnya dalam kehidupan ini, ketika semuanya berjalan sesuai dan saling mendukung. Anda mendapatkan semuanya -100%- atau tidak sama sekali. Mencoba dan berjuang tidak menjamin Anda untuk mendapatkannya, hanya Anda yang sudah meraihnyalah yang akan mendapatkan. Dan hal tersebut, dapat Anda lakukan pada pikiran Anda! Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk memvisualisasikan tujuan Anda dengan sangat jelas.

Dengan melatih metode “visualisasi yang sangat jelas” ini, Anda akan melihat bahwa image diri Anda akan mulai “menyetujui” gambaran-gambaran baru yang ada di pikiran Anda. Akibatnya, Anda akan mulai tumbuh menjadi seorang milyuner seperti yang Anda inginkan.

Selamat mencoba!

Salam,

Piha Kho
021-7070 9898
piha@kualitashidup.net
www.kualitashidup.net

27 November 2008

Mulailah Bermimpi...

 

IX/12

 the kualitashidup


 

Atau, apakah Anda melihat masa depan
yang lebih baik pada 5 tahun yang akan datang?
 

Bermimpilah!

 Thursday, November 27, 2008




Pada volume lalu, Anda sudah mempelajari mengenai kebebasan utama, kebebasan yang akan Anda dapatkan jika Anda sudah memiliki kebebasan finasial, waktu, hubungan, spiritual, dan fisik.

Dengan memiliki 'peta' tujuan hidup Anda tersebut (mencapai kebebasan utama), Anda setidaknya sudah mengerti apa tujuan hidup Anda sebenarnya.

Selanjutnya adalah; bagaimana cara mencapai tujuan-tujuan Anda tersebut?

Prinsip Ke-Sepuluh – Semuanya Bermula Dari Sebuah Mimpi

Akan berada dimana Anda, 5 tahun dari sekarang?
Apakah Anda tetap tinggal di rumah yang sama? Mengendari kendaraan yang sama? Bekerja pada pekerjaan yang sama? Apakah masa 5 tahun tersebut membuat Anda menjadi tambah tua, lebih beruban, gemuk, dan semakin dalam terjerat hutang?

Atau, apakah Anda melihat masa depan yang lebih baik pada 5 tahun yang akan datang?

Oke, mari kita lihat!

Coba tanya kepada diri Anda; “Bagaimana bagusnya kehidupan Saya 5 tahun dari sekarang?”

Jangan perdulikan semua kegagalan2 yang mungkin terjadi. Pokoknya, fokuskan perhatian Anda hanya kepada apa yang Anda inginkan dalam 5 tahun kedepan, untuk kehidupan Anda. Anggaplah apapun yang Anda inginkan dapat terwujud. Bebaskan fikiran Anda!

Bayangkan rumah idaman Anda; bayangkan Anda berjalan memasuki pintu depan rumah idaman Anda. Apa yang pertama kali Anda lihat? Bagaimana aroma rumah Anda tersebut? Apa yang Anda dengar? Siapa saja yang tinggal bersama Anda di rumah tersebut?

Seperti apa Anda terlihat 5 tahun dari sekarang? Apakah Anda lebih sehat? Lebih fit? Terlihat jauh ebih muda dari usia Anda sebenarnya?

Bagaimana Anda melihat hubungan Anda dengan Tuhan? Apakah Anda merasa lebih damai, tentram, tenang, dlsbnya?

Bebaskan diri Anda untuk bermimpi sebesar mungkin! Lihat diri Anda hidup dalam keseimbangan, baik secara finansial, spiritual, sosial, fisik, dlsbnya. Lihat bagaimana Anda memiliki itu semua, dan bagaimana hal tersebut adalah sesuatu yang sangat baik untuk Anda.

Jonathan, sebagai seseorang yang sudah mengikuti secara serius setiap newsletter yang Saya kirimkan, dan sebagai seseorang yang sudah Saya anggap sebagai seorang sahabat pribadi, Saya mohon Anda untuk melakukan hal berikut;

Malam ini, sebelum Anda tidur, bayangkan diri Anda memiliki kehidupan dan masa depan yang indah tersebut, secara ditail dan sejelas-jelasnya (lihat, rasakan, dan dengar). Kemudian keesokkan harinya, pada saat Anda terbangung, jangan terburu-buru untuk segera bangun dan meninggalkan tempat tidur Anda. Sebaliknya, mulai ulang lagi bayangan-bayangan indah tentang masa depan Anda, sama seperti yang Anda lakukan sebelum Anda tidur. Lihat, cium baunya, dengar, dan rasakan. Lakukan hal kedua hal tersebut secara konsisten selama 90 hari berturut-turut, dan lihat sendiri bagaimana hal-hal yang luar biasa akan mulai terjadi dalam hidup Anda!

Dan satu lagi, jika Anda benar-benar memiliki keinginan untuk membuat mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan, maka tulislah mimpi-mimpi Anda tersebut dalam secarik kertas!

Anda tidak percaya dengan apa yang Saya katakan diatas? Tidak ada cara lain untuk membuktikan kebenaran hal tersebut, kecuali dengan melakukannya dengan sungguh-sungguh dan mencocokkan hasilnya dengan apa yang Saya sebutkan!

Salam,

Piha Kho
021-7070 9898
piha@kualitashidup.net
www.kualitashidup.net

17 November 2008

Si Jenius!

 

IX/11

 the kualitashidup


 

"Dengan memiliki kebebasan utama
(ultimate freedom)
tersebut, Anda memiliki kemampuan untuk menemukan sisi jenius Anda."
 

The Ultimate Freedom

 Monday, November 17, 2008


Halo ,

Apa kabar? Volume kali ini akan membahas mengenai prinsip kesembilan. Sebuah prinsip tentang kebebasan yang sesungguhnya.

Prinsip Kesembilan – Kekayaan Adalah Kebebasan

Hidup ini adalah sebuah 'seminar'. Anda sudah terdaftar pada seminar kehidupan ini sejak Anda dilahirkan. Anda tidak dapat lari dan keluar darinya, bahkan pada saat Anda meninggal dunia. Jadi, nikmati saja.

Sadarkah Anda, bahwa Anda dan kebanyakan orang di dunia ini, menjalani seminar kehidupan tanpa dibekali dengan sebuah buku petunjuk.

Itulah sebabnya, mengapa Anda melihat banyak kegagalan yang terjadi pada kehidupan ini. Saya berbicara dalam konteks finansial, bukan dalam konteks keagamaan, jadi mohon jangan disalah artikan.

Mudah-mudahan Anda dapat mengerti sekarang, bahwa untuk sukses dalam seminar kehidupan, Anda memerlukan sebuah buku petunjuk, dan buku petunjuk tersebut, sudah Anda baca sejak pertama kali Anda menerima newsletter dari Saya, sampai sekarang. Anda seorang yang beruntung, Jonathan!

Secara finansial, Anda dapat saja menang atau kalah sekarang. Dan kami menginginkan Anda untuk menang! Kami ingin Anda menyebarkan virus kemenangan Anda, sehingga Anda akan menjadi magnet kemenangan yang tak dapat dihentikan, dan selalu menang, menang, dan menang lagi!

Untuk mempersiapkan diri Anda mengikuti seminar kehidupan ini, kami ingin mengajari dan mengilhami Anda, bagaimana caranya untuk menarik banyak uang kedalam kehidupan Anda, yang pada akhirnya akan memberikan kebebasan finansial untuk Anda!

Siapapun harus memiliki uang yang cukup, sehingga kebutuhan sekarang dan masa yang akan datang, dapat terpenuhi. Anda bekerja, hanya jika Anda menginginkannya, bukan karena Anda harus bekerja!

Bayangkan keadaan dimana Anda dapat berkontribusi lebih banyak kepada orang lain, lingkungan, dlsbnya, karena Anda sekarang bukanlah seorang budak gajian lagi. Kondisi tersebut memberikan kebebasan kepada Anda untuk mengambil resiko. Ketika hal tersebut terjadi, bayangkan perbedaan yang luar biasa dalam hidup Anda.

Pada kondisi tersebut, Anda dapat secara bebas membuat tujuan-tujuan besar Anda, membentuk dan membangun Tim Impian Anda, hidup sebagai seseorang yang berkelimpahan, sebagai seseorang yang sedang membentuk diri untuk menjadi sebuah maha karya agung ciptaan-Nya, yang menjadi lebih baik, lebih berguna, dan lebih berbahagia.

Setelah memiliki kebebasan finansial, selanjutnya adalah Anda maju menuju ke kebebasan waktu. Kebebasan waktu tidak berarti bahwa Anda berhenti bekerja, hanya saja sekarang, bekerja adalah sebuah cara untuk bermain bagi Anda. Pekerjaan tidak lagi memiliki Anda, tapi sebaliknya. Anda bebas menentukan kapan Anda mau bekerja, dan kapan Anda ingin berhenti. Anda dapat mengambil liburan panjang, tanpa rasa khawatir tentang penghasilan Anda, sehingga Anda dapat benar-benar menikmati liburan secara total dan membahagiakan.

Ya, sementara Anda berlibur, penghasilan Anda tetap bertambah, meluas, dan berlipat ganda. Ketika Anda memutuskan untuk kembali bekerja, Anda menjadi lebih segar, bersemangat, dan siap untuk menggali ide-ide baru yang akan membawa Anda ketahapan selanjutnya dalam hidup Anda.

Dengan memiliki kebebasan finansial dan kebebasan waktu, Anda akan memiliki kebebasan hubungan (relationship freedom) dengan orang-orang yang Anda cintai. Anda dan orang2 yang Anda cintai, akan memiliki hadiah yang paling berharga dalam hidup ini; yaitu cinta, dan waktu untuk menikmatinya. Sehingga Anda akan memiliki sebuah hubungan yang indah, sehat, lebih berarti, lebih erat, sepanjang hidup Anda.

Selanjutnya adalah, mendapatkan kebebasan spiritual Anda. Anda dapat menemukan siapa Anda sesungguhnya dimata Tuhan, dan bagaimana kekuasaan Tuhan dalam hidup Anda.

Dan, jangan lupa dengan kebebasan fisik (physical freedom). Kesehatan adalah kekayaan Anda yang utama. Dengan memiliki waktu untuk berolah-raga dan uang untuk membeli nutrisi-nutrisi terbaik, supplement/vitamin terbaik, dan perawatan kesehatan terbaik, Anda dapat menikmati hidup dengan lebih nyaman, lebih lama sampai Tuhan memanggil Anda.

Dengan memiliki 5 bentuk kebebasan yang Saya sampaikan diatas; finansial, waktu, spiritual, hubungan, dan fisik, Anda sudah mendapatkan kebebasan yang utama!

Dengan memiliki kebebasan utama (ultimate freedom) tersebut, Anda memiliki kemampuan untuk menemukan sisi jenius Anda.

Berdasarkan hasil penelitian Dr. Howard Gardner dari Universitas Harvard, setiap orang memiliki sisi jenius dalam dirinya. Dengan memiliki ultimate freedom, Anda akan memiliki pilihan untuk menemukan sisi jenius Anda yang sebenarnya, dan bagaimana Anda memanfaatkan sisi jenius tersebut secara unik, untuk kebaikan Anda, orang lain, lingkungan, dan lain sebagainya.

Harapan Saya, dengan memahami dan membayangkan diri Anda memiliki kebebasan utama dalam hidup ini, Anda dapat mulai mengerti apa tujuan hidup Anda yang sesungguhnya. Sehingga dengan memiliki tujuan hidup yang lebih jelas, Anda akan tahu bagaimana caranya mencapai tujuan tersebut.

Salam jumpa di volume berikut!

Piha Kho
021-7070 9898
piha@kualitashidup.net
www.kualitashidup.net

07 November 2008

Ingin punya aset?

 

IX/10

 the kualitashidup


 

"Anda tidak memiliki kekayaan,
tapi Anda adalah kekayaan itu sendiri!
 

Anda adalah Aset Terbesar!

 Friday, November 07, 2008


Jonathan,

“Sekarang, ini adalah rahasia Saya,
sebuah rahasia yang sangat sederhana.
Hanya dengan hatilah seseorang dapat
melihat sesuatu dengan benar;
sesuatu yang esensial adalah
yang tidak terlihat oleh mata kita.”


(Dari “The little Prince", oleh Anotoine de Saint-Exuprey)

Semuanya bermula dari ketidak-adaan. Semua orang, termasuk Anda dan Saya, datang ke dunia ini dengan telanjang, tidak berdaya, dan tidak tahu apa-apa. Jadi, jika Anda memulai sebuah "proyek" baru – Anda sama seperti seorang bayi.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan melihat apa yang Anda miliki saat ini. Dalam dunia bisnis, mereka menyebutnya sebagai mempersiapkan “balance sheet” (neraca); sebuah laporan akhir tentang aset dan liabiliti Anda.

Contoh aset, dalam konteks balance sheet yang umum ketahui, adalah sebagai berikut;

- Uang tunai
- Surat berharga, dan surat investasi yang liquid
- Real Estate
- Mobil, peralatan, dan aset2 lain yang dapat dihitung
- Perabotan, Perhiasan, dan barang2 pribadi lainnya.
Contoh liabiliti, dalam konteks balance sheet yang umum ketahui, adalah sebagai berikut;

- Hutang
- Kewajiban
- Angsuran
- Pinjaman Bank
- Surat Janji Hutang

Ketika Anda mengurangkan Aset dengan Liabiliti Anda, maka Anda akan mendapatkan apa yang disebut dengan “Net Worth”. Jika Anda ingin menjadi seorang miliyuner, maka net-worth Anda harus setidaknya bernilai Rp 10 milyar!

Dengan memiliki neraca keuangan yang berdasarkan pengertian umum diatas, kita mendapatkan asumsi bahwa apa yang kita milikilah yang membuat kita menjadi sangat kaya.

Tapi banyak hal-hal esensial lainnya yang tidak dimasukkan pada pembuatan neraca tradisional tersebut. Kenyataannya adalah, aset-aset tak terlihatlah yang sesungguhnya merupakan sumber dari semua kekayaan yang kita miliki.

Sebagai contoh; bagaimana dengan ide dasar bisnis yang dimiliki? Bagaimana dengan keberanian Anda untuk memulai bisnis tersebut? Bagaimana dengan keberanian Anda untuk memulai menjalankan sebuah peluang usaha tertentu? Bagaimana dengan relasi2 Anda yang membantu Anda mewujudkan semua keinginan dan ide Anda? Bagaimana dengan kreatifitas, kesungguhan, sikap pantang menyerah, komitmen, dan pengetahuan Anda?

Hal-hal seperti disebutkan diatas, tidak tercantum pada neraca keuangan tradisional yang kita kenal, walaupun kenyataannya adalah; tanpa hal-hal tersebut diatas (sesuatu yang tidak terlihat), maka aset-aset terlihat tidak akan pernah ada! Anda tidak memiliki kekayaan, tapi Anda adalah kekayaan itu sendiri!

Prinsip ke-Delapan – Diri Anda adalah Kekayaan Anda

Sekarang, mari kita buat neraca kekayaan diri Anda yang sesungguhnya;

Internal Asset:
Kreatifitas, Imajinasi
Visi, Kemurahan Hati
Keberaniaan, Kesungguhan, Keteguhan, Integritas
Relasi, Data Base pelanggan
Keahlian Anda
Time Management
External Liability:
Amarah, Small-Minded
Perfeksionis
Rasa Takut, Ragu-ragu
Reputasi yang buruk
Rasa Malas
Tidak dapat mengatur waktu dengan baik

Pada dasarnya, sebagai seorang pemula, hanya ada 3 hal dasar yang kita butuhkan; sebuah ide yang bagus, komitmen untuk melaksanakannya, dan relasi2 kita yang memiliki sumber daya yang kita butuhkan!

Sebaiknya, kita memiliki moto sebagai berikut;

“Setiap sumber daya yang Saya butuhkan (baik yang terlihat maupun tidak) dimiliki oleh seseorang saat ini. Bagaimana caranya Saya menemukan orang tersebut dan meyakinkan dia untuk bersedia memberikan sumber daya yang dimilikinya?”

Singkat kata; Perluaslah pergaulan Anda, siapa tahu, orang yang baru Anda kenal kemarin siang, adalah orang yang memiliki sumber daya yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda!

Manfaatkan semua aset tak terlihat yang Anda miliki!

Salam,
Piha Kho
021-7070 9898
piha@kualitashidup.net
www.kualitashidup.net

28 Oktober 2008

Harimau mengancam!

 

IX/9

 the kualitashidup


 

"B erbicaralah yang baik2 dan
untuk tujuan baik saja.
Jika tidak, lebih baik diam saja"
 

Mulutmu - Harimaumu!

 Tuesday, October 28, 2008


Apa kabar, Test?

Apakah Anda sudah menerapkan tips karet-gelang yang Saya bagikan 10 hari yang lalu? Bagaimana tangan Anda? Masih banyak tanda merahnya?

Prinsip ke-Tujuh – Merubah Pilihan Kata-kata Anda

Setelah Anda menerapkan tips karet-gelang tersebut dan benar-benar secara disiplin mempraktekkannya untuk mengontrol pikiran Anda, maka selanjutnya adalah memusatkan perhatian Anda pada “kata” atau “kalimat” yang Anda gunakan pada saat berbicara (baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain).

Kata dan kalimat yang Anda pilih dalam percakapan sehari-hari, sangat berpengaruh terhadap kondisi nyata internal dan eksternal Anda. Kata-kata memiliki pengaruh yang luar biasa.
seperti sebuah bumerang, apapun yang Anda katakan, pasti akan kembali kepada diri Anda. Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk memilih kata-kata yang baik.

Lihat contoh nyata berikut;

Marshall Thurber, seorang rekan bisnis dari sebuah agen real estate di San Fransisco, berbagi pengalaman tentang bagaimana dia mentransformasikan kinerja perusahaannya secara luar biasa.

Pada setiap miting rutin, Marshall Thurber membacakan sebuah bagian dari buku tentang kehidupan Rolling Thunder, seorang ahli pengobatan tradisional Indian.

Berikut kata-kata asli dari buku tersebut;

“People have to be responsible for their thoughts,
so they have to learn to control them. It may not be easy,
but it can be done. First of all, if we don’t want to
think certain things we don’t have to say them.
We don’t have to eat everything we see,
and we don’t have to say everything we think.
So we begin by watching our words and
speaking with good purpose only.”


Terjemahan bebasnya;

“Setiap orang harus bertanggung-jawab terhadap apa
yang mereka pikirkan, supaya mereka memiliki kontrol
atas pikirannya sendiri. Yang utama adalah; jika kita tidak mau
berfikir tentang sesuatu, maka kita tidak harus mengatakannya.
Kita tidak harus memakan semua yang kita lihat,
dan kita tidak harus mengatakan apa yang kita pikirkan.
Jadi, kita mulai dengan memperhatikan kata-kata
yang kita gunakan, dan hanya berbicara
dengan tujuan yang baik saja”.


Setelah membaca kutipan diatas, semua orang pada perusahaan Marshall Thurber sepakat hanya berbicara untuk tujuan baik saja. Mereka juga membuat peraturan yang mengharuskan mereka membayar denda sebesar US $2, setiap kali mereka melanggar aturan tersebut. Setiap akhir bulan, uang denda yang terkumpul akan disumbangkan kepada yayasan amal.

Hasilnya? Kinerja di perusahaannya meningkat secara luar biasa.

Saya mengajak Anda untuk mencontoh apa yang dilakukan oleh Marshall Thurber dan karyawan2nya. Mulai sekarang, perhatikan baik2 setiap “kata” yang keluar dari mulut Anda. Berbicaralah yang baik2 dan untuk tujuan baik saja. Jika tidak, lebih baik diam saja.

Dan jika Anda melanggar aturan tersebut, bayar denda dengan memasukkan sejumlah uang (Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, terserah Anda) kedalam celengan. Kemudian setiap akhir bulan, sumbangkan uang tersebut ke mesjid, gereja, yayasan sosial, dlsbnya.

Lihat sendiri, bagaimana hasilnya dalam hidup Anda.

Selamat mencoba,

Piha Kho
021-7070 9898
piha@kualitashidup.net
www.kualitashidup.net